Komunitas Relawan Donor Darah UMGO Resmi Dibentuk oleh KSR PMI Unit 02 UMGO

‎Gorontalo – Dalam upaya menjawab tantangan keterbatasan stok darah di Provinsi Gorontalo, KSR PMI Unit 02 Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) secara resmi membentuk Komunitas Relawan Donor Darah UMGO sebagai wadah koordinasi dan aksi kemanusiaan di lingkungan kampus.

‎Pembentukan komunitas ini dilatarbelakangi oleh tingginya kebutuhan darah yang seringkali tidak sebanding dengan ketersediaan stok di berbagai fasilitas kesehatan.

‎Melalui inisiatif ini, KSR PMI Unit 02 UMGO berkomitmen untuk menghadirkan sistem koordinasi yang lebih cepat, responsif, dan terorganisir dalam membantu masyarakat yang membutuhkan donor darah.

‎Komunitas Relawan Donor Darah UMGO diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa, civitas akademika, serta relawan kemanusiaan untuk saling terhubung. Dengan adanya komunitas ini, proses pencarian donor dapat dilakukan secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan.

‎Komandan KSR PMI Unit 02 UMGO, Farel Novriyanto W. Kahar menyampaikan bahwa pembentukan komunitas ini bukan hanya sekadar wadah komunikasi, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang berkelanjutan. “Kami ingin membangun budaya peduli dan siap membantu, khususnya dalam kondisi darurat yang membutuhkan ketersediaan darah secara cepat,” ujarnya.

‎Selain itu, komunitas ini juga akan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat kampus terkait pentingnya donor darah secara rutin, manfaat kesehatan bagi pendonor, serta prosedur donor yang aman.

‎Sebagai langkah awal, KSR PMI Unit 02 UMGO mengajak seluruh civitas akademika untuk turut berpartisipasi dengan bergabung dan menyebarluaskan informasi komunitas ini ke berbagai jaringan baik grup kelas, organisasi, birokrasi, maupun pimpinan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

‎Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Komunitas Relawan Donor Darah UMGO diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan, serta berkontribusi nyata dalam menyelamatkan lebih banyak nyawa di Gorontalo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *